Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menambah luas area tanaman jagung seluas 756 hektare di kawasan pesisir.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Tri Hidayatun di Kulon Progo, Senin, mengatakan perluasan tanaman jagung mencakup Kecamatan Panjatan, Wates dan Lendah.

"Penanaman jagung sebagai bentuk perluasan area tanam jagung akan dimulai pada Maret ini," katanya.

Ia mengatakan kelompok tani yang menanam jagung akan menerima bantuan berupa benih jagung dan bantuan untuk pembelian pupuk urea sebanyak 50 kg per hektare.

"Bantuan sudah didistribusikan kepada petani, supaya awal Maret, petani kawasan pesisir dapat menanam jagung," katanya.

Ia mengatakan pemanfaatan lahan pasir untuk tanaman jagung melibatkan jajaran Kodim 0731 untuk mengolah lahannya. Hal ini dalam rangka percepatan menyediaan lahan.

"Kami akan coba mobilisir dan gerakkan bersama, sehingga antara TNI dengan masyarakat akan bersama-sama dan ini akan menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat bagi masyarakat Kulon Progo," katanya.

Sementara itu, Dandim 0731 Kulon Progo Letkol Armed Teguh Tri Prihanto Usman mengatakan bantuan siap diberikan kepada Dinas Pertanian dan Pangan setempat dalam rangka perluasan lahan jagung.

"Kodim 0731 Kulon Progo siap mendukung dalam rangka swasembada pangan," katanya.

Ia mengatakan Kodim 0731 siap bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Pangan membentuk suatu ketahanan nasional tentu banyak aspek yang harus dilakukan, salah satunya adalah ketahanan pangan.

"Manakala ketahanan pangan kita terganggu, saya yakin ketahanan nasional juga akan terganggu," katanya.

Wujud dari dukungan swasembada pangan, ditambahkan Dandim, adalah dengan melakukan pendampingan kepada petani mulai dari hulu hingga ke hilir.

"Kami membantu mewujudkan swasembada pangan dari hulu sampai hilir," katanya.

 

(sumber:https://jogja.antaranews.com)