Yogyakarta (18/04/2019) jogjaprov.go.id – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali melakukan kegiatan pemantauan harga dan ketersediaan stok kebutuhan pokok ke berbagai pasar tradisional yang ada di Kabupaten/Kota di seluruh wilayah DIY. Dihari ketiga ini, Rabu (18/04) siang, TPID DIY menyasar ke pasar Beringharjo Yogyakarta.

Seperti sebelumnya, kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, S.T., M.T. beserta  tim  TPID DIY dan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap akan menjelang bulan Ramadhan guna memantau serta mengendalikan harga dan ketersediaan stok bahan pokok yang menjadi bagian konsumsi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengungkapkan jika terdapat kenaikan harga yang signifikan, pedagang harus memiliki strategi-strategi atau program untuk mengatasi kenaikan harga tersebut. Berdasarkan hasil pantauannya, secara umum harga beras cenderung stabil. Sedangkan yang mempengaruhi inflasi cukup tinggi terutama dengan nilai inflasi nasional dibulan ini merupakan bawang putih dan bawang merah.

“Sudah ada tiga lokasi yang kami tinjau dari tiga kabupaten ini memang sumber permasalahannya kita bukanlah penghasil produk tersebut sehingga mungkin untuk mengendalikan harga bahan-bahan tersebut perlu dicarikan solusinya.” ungkap Ni Made.

Setelah tim mengelilingi pasar Beringharjo dan berdialog dengan para pedagang, masih banyak ditemui bahan pokok yang harganya masih stabil hingga saat ini, seperti telur ayam broiler yang masih berharga 23 ribu, daging sapi kw 1 masih 120 ribu, daging sapi kw 2 masih 115 ribu, cabe merah keriting dan cabe rawit hijau masih 15 ribu, dan berbagai jenis ikan harganya masih stabil seperti harga sebelumnya. Sedangkan untuk bahan pokok lainnya hanya mengalami sedikit kenaikan harga sekitar 500 rupiah hingga 10 ribu.

Setelah diadakannya kegiatan ini, Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY,  Ni Made Dwipanti Indrayanti berharap bahan-bahan pokok konsumsi masyarakat tersebut tidak akan mengalami kenaikan yang signifikan mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan. (*/vl)

HUMAS DIY

jogjaprov.go.id